BI: Investor Asing Bakal Kembali ke Indonesia
- May 7, 2018
- 1 min read

PT BESTPROFIT FUTURES MEDAN
BESTPROFIT - Bank Indonesia (BI) optimistis pasar keuangan Indonesia masih berada dalam kondisi stabil meskipun berada dalam bayang-bayang menguatnya dollar Amerika Serikat (AS).
Direktur Eksekutif Departemen Pengelolaan Moneter BI Nanang Hendarsah mengatakan, optimisme ini dapat tercermin dari dua hal. BEST PROFIT
Pertama, investor jangka panjang yang masih bertahan di pasar keuangan domestik karena melihat fundamental perekonomian Indonesia yang baik dari segi fiskal maupun moneter. PT BESTPROFIT
Kedua, akan meredanya penyesuaian portofolio asing yang disebabkan oleh tidak konsistennya tekanan global. PT BEST PROFIT
"Hal itu juga didukung tingkat yield Indonesia yang kompetitif. Bila risk off globalnya sudah reda (risk on) investor global akan masuk lagi ke Indonesia," kata Nanang kepada KONTAN. BESTPROFIT FUTURES
Nanang mengakui, memang sulit untuk memperkirakan kapan penyesuaian portofolio akan berakhir. Namun, dia memperkirakan, investor asing akan banyak masuk ke Indonesia seiring masuknya Indonesia ke Barclays Bloomberg Index. BEST PROFIT FUTURES
"Indonesia akan masuk ke Barclays Bloomberg Index bulan Juni. Biasanya passive investor dipastikan akan masuk ke Indonesia karena mereka akan mereplikasi komposisi portofolionya sesuai dengan komposisi bobot pada global index tersebut," jelas Nanang. PT BESTPROFIT FUTURES
Menurut dia, sepanjang episode penyesuaian portofolio yang terjadi, investor selalu kembali ke Indonesia. Sebab, jarang emerging market yang menawarkan yield menarik seperti di Indonesia, dibandingkan negara-negara lain. PT BEST PROFIT FUTURES
Yield SUN bertenor 10 tahun yang berada di kisaran 6,9 persen pada saat ini dinilai kenarik. Sebab, angka ini lebih tinggi ketimbang negara emerging market lainnya. BESTPRO PT BESTPRO BPF Bestprofit

Comments