Bot AI Gagal Kalahkan Manusia di Turnamen "Dota 2"
- Aug 28, 2018
- 2 min read
PT BESTPROFIT FUTURES MEDAN
BESTPROFIT - Teknologi kecerdasan buatan alias Artificial Intelligence ( AI) terbukti berhasil mengalahkan manusia dalam beberapa game online, misalnya catur (chess) dan baduk (go).
Namun, agaknya e-sport seperti “ Dota 2” masih bertumpu pada kecerdasan manusia. Dalam turnamen internasional Dota 2 di Vancouver, Kanada, tim manusia dan tim bot AI berkompetisi sengit untuk mengejar gelar juara. BEST PROFIT
Namun, hasil akhir menunjukkan tim manusia tetap lebih andal. Dalam tiga babak, pertandingan pertama dipimpin tim manusia, kedua dipimpin tim bot AI, lantas ketiga kembali diambil alih tim manusia. PT BESTPROFIT
Di mana letak kesalahan tim bot AI? “Bot masih sangat bagus dalam permainan dari momen ke momen, tetapi kelihatan buruk ketika mereka harus membuat keputusan tingkat makro,” kata peneliti game AI, Mike Cook. PT BEST PROFIT
Bukan berarti tim bot AI tak menunjukkan kemampuan strategis sama sekali. Mereka kerap mengambil tindakan taktis, misalnya mengorbankan pahlawan yang terisolasi atau menyerang dari jarak dekat dan presisi. BESTPROFIT FUTURES
Hanya saja, dalam kasus ini tim manusia bisa lebih praktis dan efisien dalam mengatur dan mengubah strategi ketika terjun ke lapangan Dota 2. BEST PROFIT FUTURES
Hal ini yang perlu menjadi catatan untuk pengembangan bot AI ke depannya. PT BESTPROFIT FUTURES
Tim bot AI yang bertanding merupakan kreasi OpenAI, yakni laboratorium riset non-profit yang didirikan beberapa tokoh teknologi kawakan. Salah satunya tak lain adalah pendiri sekaligus CEO SpaceX, Elon Musk. PT BEST PROFIT FUTURES
OpenAI bertujuan menciptakan AI yang bermanfaat bagi kemanusiaan. Mengajari bot AI bermain game barangkali terdengar sepele, tetapi merupakan rangkaian riset untuk mengembangkannya lebih jauh lagi, sebagaimana dihimpun dari TheVerge. BESTPRO
Pasalnya, bermain game memberikan pelajaran ke AI untuk bekerja sama, menyusun strategi, dan mengambil keputusan yang kompleks. PT BESTPRO
Harapannya, kemampuan-kemampuan tersebut bisa diimplementasikan AI ke tantangan-tantangan kehidupan nyata. BPF
Dalam beberapa pekan ke depan, tim manusia dan bot AI masih harus menyelesaikan dua kali pertandingan. Bestprofit
Jadi, kekalahan tim bot AI masih bisa dibalas dengan dua kali kesempatan. Apakah tim bot AI bakal berbenah diri dan merebut kemenangan, atau kecerdasan manusia memang belum tertandingi? Kita tunggu saja. Best Profit

Comments