top of page

Kisah Tragis Path, Melesat Cepat Lalu Tamat

  • Sep 18, 2018
  • 2 min read

PT BESTPROFIT FUTURES MEDAN

BESTPROFIT - Path tutup. Padahal dulu, jejaring sosial ini cepat menuai popularitas di Indonesia. Path memang punya beberapa keunikan, di antaranya pembatasan jumlah teman yang hanya mencapai ratusan. Beda dengan jejaring sosial lain yang jumlah temannya bisa mencapai ribuan. Path digagas seorang pria asal Amerika Serikat bernama Dave Morin. "Kami ingin membuat jejaring sosial yang lebih personal. Yang berfokus kepada teman dekat Anda dan keluarga. Semua hal dijaga agar tetap privat," tutur Dave Morin. BEST PROFIT Path diluncurkan pertama kali pada bulan November 2010 dan kemudian bisa dinikmati oleh pengguna perangkat Android, iOS, bahkan Windows Phone. PT BESTPROFIT Morin menceritakan ide pembuatan Path. Pria berkacamata ini mengisahkan ia tumbuh besar di sebuah kota kecil, kemudian tinggal berjauhan dengan keluarganya. Nah, saat itulah, dia memikirkan bagaimana teknologi bisa membantunya agar bisa tetap dekat dengan keluarga. PT BEST PROFIT


"Ide Path datang dari aku dan pendiri Path yang lain. Kami ingin bisa tetap terkoneksi dengan keluarga meski jarak kami berjauhan," Morin mengisahkan. Ia menyatakan Path sejak awal ditujukan sebagai jejaring sosial yang fokus untuk menghubungkan keluarga dan orang dekat saja. BESTPROFIT FUTURES "Jejaring sosial ini fokus utamanya adalah pada keluarga. Tidak ada jejaring sosial lain yang prioritas utamanya adalah keluarga. Fokusnya adalah terhubung pada orang yang dekat dengan Anda, di manapun mereka berada," tambah Morin. BEST PROFIT FUTURES Itulah salah satu alasan mengapa jumlah pertemanan dibatasi sehingga hanya orang dekat saja yang akan dimasukkan sebagai kawan di Path. PT BESTPROFIT FUTURES Populer di Indonesia Path sempat fenomenal di Indonesia dengan banyak pengguna, bahkan sempat disuntik dana oleh Bakrie. Tak terlalu mengherankan mungkin, karena warga di sini memang dikenal sebagai pengguna jejaring sosial yang kuat. Tengok saja betapa kuat posisi Facebook atau Twitter di sini. PT BEST PROFIT FUTURES Walau demikian, Path hanya sesaat tenar di negara asalnya, AS, lalu tenggelam. "Mungkin eksekusi strategi mereka kurang bagus, kemudian terlalu fokus pada desain ketimbang utilitas atau diferensiasi. Namun perlu diingat kalau Path belum mati. Mereka punya user dan masih punya waktu," tulis Michael Carney dari Pando Daily mengenai anomali itu. BESTPRO


"Hal terbesar yang bisa dikatakan tentang Path pada hari ini adalah mereka sangat besar di Indonesia. Perusahaan sepertinya sudah menerima hal itu sebagai takdir," tulis Michael lagi. Pada 2015, Daum Kakao Corp atau lebih dikenal dengan layanannya bernama KakaoTalk mengakuisisi Path. Akuisisi dilakukan sebagai bagian dari upaya ekspansi global layanan messenger tersebut. PT BESTPRO "Kami menciptakan Path sebagai sebuah jejaring sosial yang menjadi sumber kebahagiaan, menciptakan hubungan yang bermakna bagi pengguna. Kami sangat bangga dengan apa yang telah dicapai selama 5 tahun terakhir bersama 10 juta pengguna aktif setiap bulannya," kata sang CEO Dave Morin. BPF Namun dikatakannya, ada titik di mana mereka membutuhkan lebih banyak sumber daya untuk membantu mempercepat pertumbuhan dan memperbesar skala Path. Dengan akuisisi Path oleh Daum Kakao, Morin yakin layanannya akan bisa lebih berkembang. Bestprofit "Kami percaya Daum Kakao, yang memiliki pemahaman yang mendalam terhadap pasar Asia dan berpengalaman serta memimpin dalam layanan inovasi mobile, akan mampu menyediakan tambahan sumber daya dan nilai lebih lainnya untuk pengguna Path," sebutnya. Best Profit

Comments


Also Featured In

    Like what you read? Donate now and help me provide fresh news and analysis for my readers   

Donate with PayPal

© 2023 by "This Just In". Proudly created with Wix.com

bottom of page