Pelanggan Keluhkan Pembekuan Akun Sepihak oleh Grab
- Jan 8, 2019
- 3 min read

PT BESTPROFIT FUTURES MEDAN
BESTPROFIT - Pelanggan mengeluhkan kebijakan pembekuan akun pengguna Grab yang dilakukan ketika membatalkan pesanan lebih dari lima kali dalam sehari.
Pasalnya, seringkali pembatalan dilakukan bukan karena faktor kesalahan pengguna, tapi dari pengemudi Grab yang tidak menanggapi pesanan. Hal ini dialami oleh seorang pengguna Grab, Jonathan. Pada Rabu (2/12) ia memesan layanan antar makanan GrabFood. Saat melakukan pesanan ia terpaksa membatalkan lebih dari lima kali. BEST PROFIT
Alasannya, pengemudi yang tidak mau menyelesaikan pemesanan. Mereka tidak mengontak Jonathan, menanggapi telepon maupun chat di aplikasi.
Ketika dilihat di aplikasi, terlihat mitra pengemudi tersebut berjalan menjauh dari lokasi tempat makan yang ingin ia beli melalui layanan Grabfood. PT BESTPROFIT
Beberapa bahkan secara terang-terangan meminta Jonathan untuk membatalkan pemesanan. Setelah pembatalan kelima, tiba-tiba ia tertendang dari laman aplikasi dan tak bisa masuk lagi. "Jadi tiba-tiba pas masuk ke aplikasi, akun saya sudah log out gitu. Nah, pas log in lagi kan kirim kode OTP ke sms tuh. Saya masukin, udah bener OTP-nya, dibilang salah. Terus tulisannya server error." ujarnya sembari menunjukkan layar ponsel saat ditemui, Rabu (2/1). PT BEST PROFIT
Hal serupa juga menimpa Satrianegara, seorang pegawai swasta, juga mengaku diblokir setelah membatalkan pesanan lebih dari lima kali. Senada dengan Jonathan, pembatalan tersebut juga disebabkan oleh mitra yang enggan untuk menyelesaikan perjalanan. "Soalnya, dalam satu pemesanan bisa cancel sampai 7 kali . Karena abangnya minta cancel dan abis itu ngilang," kata Satria. BESTPROFIT FUTURES Satria mengaku kecewa dengan pembekuan sepihak Grab tanpa adanya komunikasi dua arah. Satria selalu menyertakan alasan setiap membatalkan pesanan.
Hal serupa juga menimpa Satrianegara, seorang pegawai swasta, juga mengaku diblokir setelah membatalkan pesanan lebih dari lima kali. Senada dengan Jonathan, pembatalan tersebut juga disebabkan oleh mitra yang enggan untuk menyelesaikan perjalanan. BEST PROFIT FUTURES "Soalnya, dalam satu pemesanan bisa cancel sampai 7 kali . Karena abangnya minta cancel dan abis itu ngilang," kata Satria saat dihubungi via pesan teks. Satria mengaku kecewa dengan pembekuan sepihak Grab tanpa adanya komunikasi dua arah. Satria selalu menyertakan alasan setiap membatalkan pesanan. PT BESTPROFIT FUTURES
Ketika masalah ditanyakan ke layanan pelanggan, mereka menyarankan agar Jonathan menunggu agar pengemudi yang membatalkan pesanan. "Kami sarankan sebaiknya bapak menunggu mitra yang melakukan pembatalan," kata petugas layanan pelanggan tersebut. PT BEST PROFIT FUTURES Kendati demikian ia enggan membatalkan pesanan karena terburu-buru ingin memesan makanan dan malas menunggu sampai pengemudi membatalkan pesanan. Untuk menghindari kejadian ini, Satria pun menyarankan agar Grab bisa mengadopsi konsep Gojek yang bisa memesan perjalanan lain di saat pesananan atau perjalanan masih berlangsung. BESTPRO "Jadi driver nakal terpaksa harus cancel sendiri," kata Satria. Keberatan serupa juga sempat diungkap oleh Herry SW beberapa waktu lalu. Ia keberatan terhadap pembekuan akun yang ia nilai sepihak dan tidak puas dengan alasan pembekuan yang diungkap pihak Grab.
Tak ada notifikasi Hal lain yang dirisaukan Jonathan adalah tidak adanya notifikasi melalui pesan singkat atau surel ketika pengguna melakukan pembatalan lebih dari lima kali. PT BESTPRO Saat ia tak bisa masuk ke akun Grab dan menghubungi layanan pelanggan, ia pun tak mendapat jawaban kalau akunnya diblokir karena terlalu banyak membatalkan pesanan. "Akhirnya saya tanya ke CS di Twitter. Terus mereka bilang saya itu ada aktivitas mencurigakan, entah itu cancel atau apa," tuturnya lagi. BPF
Dari jawaban ini, pria berkacamata itu pun berasumsi kemungkinan blokir terjadi karena dirinya mungkin terlalu banyak membatalkan pesanan dalam satu hari.
Akan tetapi, ia heran mengapa ia tetap diblokir meski ketika melakukan pembatalan ia selalu memberikan alasan. Ketika ditanya, akun Grab tidak menjawab dan hanya meminta maaf. Bestprofit Berbeda dengan Jonathan, Satria mendapat pemberitahuan ketika akunnya dibekukan oleh Grab.
Pemberitahuan itu masuk saat ia sedang memesan Grab. "Ada pemberitahuan pas mau pesan. Seperti, you are suspended (akun Anda dibekukan)," kata Satria. Best Profit PT Bestprofit
Sumber : CNNIndonesia.com

Comments