Hacker 20 Tahun di Balik Hebohnya Kasus Peretasan di Jerman
- Jan 9, 2019
- 2 min read

PT BESTPROFIT FUTURES MEDAN
BESTPROFIT - Seorang hacker berusia 20 tahun dinyatakan sebagai aktor di balik kasus peretasan yang menghebohkan Jerman baru-baru ini, dengan presiden dan kanselir pun terimbas. Peretasan data di Jerman itu bikin heboh akibat sudah membuat data-data 1.000 tokoh publik, termasuk selebritas dan politisi Jerman, bocor ke publik. Presiden Jerman Frank-Walter Steinmeier dan Kanselir Jerman Angela Merkel juga menjadi korban. BEST PROFIT Dilansir dari The Guardian, Rabu (9/1/2019), kepolisian sudah mengidentifikasi hacker yang menggunakan nama samaran 'G0t' dan 'Orbit' itu. PT BESTPROFIT
Ia ditahan pada hari Minggu (6/1) setelah pihak berwajib menggeledah rumahnya. Keesokan harinya, ia pun mengaku bertanggung jawab atas serangan cyber tersebut. PT BEST PROFIT Pemuda 20 tahun tersebut dituduh melakukan tindakan mata-mata, membocorkan data, dan publikasi data pribadi yang tidak beralasan. BESTPROFIT FUTURES
Penyelidik berhasil melacak hacker tersebut melalui jejak digital yang ia tinggalkan di internet. Selain itu, penyelidik juga berbicara dengan salah satu saksi penting: seorang pria berusia 19 tahun yang pernah berkomunikasi dengan hacker lewat aplikasi messaging yang dienkripsi. BEST PROFIT FUTURES Hacker tersebut mengatakan kepada saksi bahwa ia telah menghancurkan komputernya untuk mencegah deteksi. Tapi, polisi mengatakan bahwa mereka telah memulihkan bukti yang ekstensif. PT BESTPROFIT FUTURES Pria yang tinggal bersama orang tuanya di provinsi Hesse, Jerman tersebut mengaku ia bertindak sendiri dan tidak memiliki motivasi politik. PT BEST PROFIT FUTURES
Ia juga mengatakan kepada penyelidik bahwa ia didorong oleh kekesalannya atas keterangan yang dibuat oleh korban serangannya, termasuk politisi, jurnalis, dan selebritis terkemuka. BESTPRO
Saat ini ia telah dibebaskan dengan syarat ia tidak meninggalkan rumah orang tuanya dan terus bekerja sama dengan polisi. PT BESTPRO
Jika dinyatakan bersalah, ia akan menghadapi hukuman tiga tahun penjara, tapi ada spekulasi ia akan mendapat hukuman yang lebih ringan jika ia terus bekerjasama dengan polisi. BPF Peretasan ini pertama kali menjadi perhatian pada hari Kamis (3/1), tapi data-data tersebut mulai dibocorkan oleh hacker lewat Twitter pada tanggal 1 hingga 24 Desember 2018 dengan gaya seperti kalendar Advent. Bestprofit Data yang ia sebarkan sendiri meliputi nomor telepon pribadi, korespondensi email, dan foto keluarga. Best Profit
Awalnya ia membocorkan data milik selebritis dan YouTuber, kemudian diikuti dengan politisi, termasuk Kanselir Jerman Angela Merkel dan Presiden Jerman Frank-Walter Steinmeier. PT Bestprofit

Comments