top of page

China Ancam Balas Amerika dengan 'Tanah Jarang'

  • May 31, 2019
  • 2 min read

PT BESTPROFIT FUTURES MEDAN

BESTPROFIT - Perang dagang antara Amerika Serikat dengan China berpotensi memanas. Setelah Huawei dicekal oleh AS, China mengancam akan melancarkan balas dendam bermodalkan 'tanah jarang'. 'Tanah jarang' atau rare earth ini adalah sebutan untuk kelompok 17 elemen kimia yang sangat penting dan dipakai di produk elektronik sampai peralatan militer. China merupakan salah satu produsen besar dan mengekspornya ke Amerika Serikat. BEST PROFIT Kunjungan presiden China, Xi Jinping, belum lama ini ke pabrik mineral tanah jarang memunculkan spekulasi bahwa material itu akan menjadi salah satu senjata Negeri Tirai Bambu untuk balas dendam. Bisa dengan membatasi ekspor atau menaikkan harga. PT BESTPROFIT


Media corong pemerintah China, People's Daily, menyatakan AS terlalu bergantung dengan tanah jarang dari China. "Amerika Serikat, jangan rendahkan kemampuan China untuk memukul balik," tulis mereka. PT BEST PROFIT "Akankah rare earth jadi senjata bagi China untuk membalas tekanan dari Amerika Serikat yang tidak beralasan? Jawabannya bukanlah misteri," tambah People's Daily. BESTPROFIT FUTURES Global Times yang juga media pemerintah menambahkan larangan ekspor tanah jarang adalah senjata dahsyat bagi China. Memang China akan rugi, tapi menurut Global Times, AS lebih menderita jika hal itu diterapkan. BEST PROFIT FUTURES China menghasilkan sekitar 78% dari tanah jarang di tahun 2018, dan memiliki sekitar 40% dari sumber daya global. PT BESTPROFIT FUTURES


China dominan karena pemerintah mengklasifikasikannya sebagai sumber daya strategis dan merencanakan eksplorasi dan ekstraksi bahan baku selama sekitar 100 tahun. PT BEST PROFIT FUTURES Para analis mengatakan China membuat bahan itu tersedia dengan biaya rendah pada 1990-an, merugikan pesaing dan membatasi ekspansi pesaing. Ada 17 elemen tanah jarang, yang sebenarnya tak begitu langka, namun memurnikannya berbiaya mahal dan menghasilkan polusi. BESTPRO


Sebelumnya, China pernah memakai tanah jarang untuk menekan negara lain. Di 2010, Beijing memangkas ekspor rare earth ke Jepang setelah kapalnya tabrakan dengan kapal Jepang di dekat sebuah pulau yang sama-sama mereka klaim. PT BESTPRO Di 2012, Jepang, AS dan Uni Eropa komplain ke WTO karena pembatasan yang dilakukan China. BPF


AS sebenarnya cuma impor sekitar 4.000 ton tanah jarang dengan nilai sekitar USD 175 juta, tapi material itu krusial dalam pembuatan produk seperti iPhone, kendaraan listrik, dan senjata canggih. Bestprofit Best Profit PT Bestprofit


Comments


Also Featured In

    Like what you read? Donate now and help me provide fresh news and analysis for my readers   

Donate with PayPal

© 2023 by "This Just In". Proudly created with Wix.com

bottom of page