Lewat Go-Food, Go-Jek Mulai Kurangi Penggunaan Plastik Sekali Pakai
- Jul 18, 2019
- 2 min read

PT BESTPROFIT FUTURES MEDAN
BESTPROFIT - Go-Jek, melalui layanan pesan-antar makanannya Go-Food, mulai berupaya untuk mengurangi penggunaan plastik sekali pakai. Dalam hal ini, ada dua inisiatif utama yang akan dijalankan oleh startup pimpinan Nadiem Makarim itu. Inisiatif pertama adalah penyediaan opsi bagi pengguna untuk tidak memesan alat makan sekali pakai di dalam aplikasi Go-Jek. Pengguna bisa memilih alat makan secara opsional di daftar pilihan menu dengan biaya tambahan mulai dari Rp 1.000. BEST PROFIT Saat ini, sudah ada lebih dari 750 gerai yang bergabung dalam inisiatif ini di Jabodetabek, Bandung, Surabaya, dan Bali. Untuk mengetahui mitra mana saja yang bergabung dalam program ini, pelanggan dapat melihat daftarnya di halaman utama Go-Food. PT BESTPROFIT
Sedangkan inisiatif kedua adalah penyediaan tas pengantaran makanan khusus versi baru untuk mitra pengemudi. Go-Jek mengklaim desainnya sudah lebih disempurnakan dari tas yang diberikan sejak tahun lalu. Salah satu pembaruannya adalah pengaturan kompartemen yang lebih baik. PT BEST PROFIT Lebih lanjut, Go-Jek melalui Go-Food juga berkolaborasi dengan sejumlah lembaga dan organisasi pemberdayaan lingkungan seperti Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) serta World-Wide Fund for Nature (WWF) Indonesia. BESTPROFIT FUTURES Bentuk kolaborasi antara Go-Jek dengan KLHK tampak pada inisiatif penyediaan tas pengantaran makanan khusus bagi mitra pengemudi. Di sini, KLHK membantu melakukan komunikasi, informasi, dan edukasi kepada produsen makanan untuk tidak menggunakan kemasan plastik sekali pakai dan menggunakan tas pengantar dalam pengiriman makanan. BEST PROFIT FUTURES
Sedangkan WWF-Indonesia ambil peran sebagai mitra pengetahuan. Hal ini membuatnya bertanggung jawab dalam menyediakan sarana edukasi kepada mitra gerai dan mitra pengemudi. PT BESTPROFIT FUTURES
Serta pengguna untuk membangun kesadaran, perubahan perilaku, dan membentuk kebiasaan peduli lingkungan dengan tidak lagi menggunakan plastik sekali pakai. PT BEST PROFIT FUTURES Patut diketahui bahwa KLHK sempat menyampaikan jumlah timbunan sampah secara nasional dapat mencapai 175.000 ton per hari. Angka tersebut muncul jika menggunakan asumsi sampah yang dihasilkan setiap orang per hari sebesar 0,7 kg. BESTPRO
Dari sampah tersebut, 15% diantaranya berasal dari plastik sekali pakai yang dapat berasal dari kemasan makanan dan minuman serta kantong belanja. PT BESTPRO "Ke depannya, kami sedang merancang lebih banyak inisiatif dan inovasi yang bisa mendorong masyarakat untuk peduli lingkungan melalui program edukasi bersama KLHK, WWF, dan mitra lainnya," ujar Chief Food Officer Go-Jek Group, Catherine Hindra Sutjahyo, dalam keterangan resmi yang diterima. BPF Bestprofit Best Profit PT Bestprofit

Comments