top of page

PPNI Kecam Penolakan Pemakaman Jenazah Perawat di Semarang

  • Apr 10, 2020
  • 1 min read

PT BESTPROFIT FUTURES MEDAN


BESTPROFIT - Hingga kemarin (9/4/2020), total sudah ada sepuluh perawat di Indonesia yang dilaporkan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) meninggal dunia dalam menjalankan tugas kemanusiaan menghadapi pandemi virus corona COVID-19 di Indonesia. Salah satu yang dilaporkan adalah perawat berinisial NK dari RS Kariadi Semarang.


Dalam siaran pers yang diterima detikcom disebutkan bahwa perawat NK yang wafat pada Jumat (10/4/2020) pagi hari ditolak warga setempat untuk dimakamkan di Ungaran, Jawa Tengah. BESTPRO


"Terpaksa jenazah perawat NK dikembalikan ke kamar jenazah RS Kariadi Semarang, dan baru selesai dimakamkan malamnya di tempat pemakaman yang ketiga yaitu pemakaman keluarga pegawai RS Kariadi Semarang," tulis siaran pers PPNI. PT BEST PROFIT


PPNI mengecam keras penolakan jenazah yang dilakukan oleh oknum-oknum warga yang disebut tidak memiliki rasa kemanusiaan. Menurut PPNI, warga cenderung melawan hukum dengan memberi stigma negatif dan diskriminasi terhadap almarhumah perawat NK yang gugur dalam tugas kemanusiaan. PT BESTPRO


"Kami TEGASKAN bahwa jenazah almarhum NK dipastikan telah dilakukan perawatan dan pemulasaran jenazah sesuai dengan prosedur-prosedur yang telah ditentukan, jadi TIDAK BERALASAN untuk MENOLAK, MEMBERIKAN STIGMA NEGATIF yang berlebihan kepada almarhum sejawat kami yang gugur sebagai pahlawan kemanusiaan," tegas PPNI melalui siaran persnya. BPF


Dalam siaran pers tersebut, PPNI mendesak aparat dapat menjami keselamatan dan kamanan para perawat yang bertugas. PPNI juga mendesak penegak hukum untuk mengusut penolakan, stigmatisasi, kriminalisasi yang menimpa almarhum perawat NK. PT BEST PROFIT FUTURES

Comments


Also Featured In

    Like what you read? Donate now and help me provide fresh news and analysis for my readers   

Donate with PayPal

© 2023 by "This Just In". Proudly created with Wix.com

bottom of page