Warga Selandia Baru Kumpulkan Uang Rp 27 Miliar Selamatkan Industri Cokelat
- Nov 17, 2017
- 1 min read

PT BESTPROFIT FUTURES MEDAN
BESTPROFIT - Penduduk Selandia Baru mengumpulkan donasi sebesar 2 juta dolar Amerika Serikat atau Rp 27 miliar dalam 24 jam untuk menyelamatkan tradisi pembuatan cokelat, menyusul penutupan pabrik cokelat di Dunedin, Selandia Baru.
Perusahaan Mondelez Internasional pada Februari lalu mengumumkan akan menutup pabrik cokelat Cadbury berusia 80 tahun di 2018. Sebanyak 350 karyawan akan kehilangan pekerjaan. BEST PROFIT
Sebuah komunitas bernama Save the Factory telah mengajukan penawaran sebesar 20 juta dolar Selandia Baru atau Rp 185,2 miliar untuk membeli pabrik itu, namun menemui kegagalan. PT BESTPROFIT
Dilansir dari The Guardian, Save the Factory memutuskan untuk bekerja sama dengan produsen cokelat Ocho untuk mengembangkan bisnis cokelat. PT BEST PROFIT
Pabrik cokelat itu akan mempekerjakan lebih banyak orang, termasuk mantan pekerja Cadbury, sehingga tradi membuat cokelat tetap hidup di kota tertua di Selandia Baru. BESTPROFIT FUTURES
Setiap orang yang telah menyumbang donasi sebesar 100 dolar AS atau Rp 1,3 juta akan menerima satu saham di perusahaan baru itu, dan 20 persen dari produksi cokelat untuk persediaan seumur hidup. BEST PROFIT FUTURES
Uang donasi yang terkumpul tersebut memungkinkan produksi cokelat berlanjut di Dudenin dalam skala industri. Coklat buatan Selandia Baru itu juga ditujukan untuk ekspor.
Tanpa aksi ekspansi, produsen cokelat Ocho sebelumnya hanya memiliki sedikit peminat sehingga mempekerjakan karyawan dengan jumlah minimal. PT BESTPROFIT FUTURES
Pemilih Ocho, Liz Rowe mengatakan, donasi yang dilakukan masyarakat menunjukkan pentingnya cokelat dan lapangan pekerjaan bagi warga Dunedin.
"Salah satu nilai dari perusahaan baru adalah menciptakan sebanyak mungkin lapangan pekerjaan," katanya. PT BEST PROFIT FUTURES

Comments