Bisnis TV Toshiba Dijual ke Hisense Rp 1,5 Triliun
- Nov 16, 2017
- 2 min read

PT BESTPROFIT FUTURES MEDAN
BESTPROFIT - Perusahaan elektronik asal Jepang, Toshiba akan menjual bisnis televisinya ke perusahaan elektronik asal China, Hisense. Hisense merupakan salah satu produsen elektronik terbesar di China.
Toshiba akan melepas 95 persen sahamnya dari Toshiba Visual Solution sebesar 12,9 miliar yen atau sekitar Rp 1,5 triliun, sehingga hanya menyisakan 5 persen saham yang dimiliki Toshiba. BESTPROFIT
Kesepakatan ini disetujui setelah Toshiba sepakat untuk melepas beberapa unit bisnis yang dianggap bukan bisnis utama. Hal ini dilakukan untuk mengelola dampak dari kerugian besar akibat unit nuklir Westinghouse Electric di Amerika Serikat yang bangkrut. PT BESTPROFIT
Tahun lalu, Toshiba juga telah menjual unitnya ke perusahaan asal China, Midea Group. Unit tersebut adalah yang memproduksi alat-alat white-goods atau produk elektronik yang sebagain besar bewarna putih, seperti pendingin ruangan, lemari es, mesin cuci dan lain-lain. PT BEST PROFIT
Toshiba melaporkan bahwa ekuitas anak perusahaan televisi Toshiba berada pada angka negatif, yakni 11,7 miliar yen atau sekitar Rp 1,4 triliun pada akhir Maret 2017 lalu. BESTPROFIT FUTURES
Dengan keputusan menjual bisnis televisinya, Toshiba akan mampu mencatat kenaikan sebesar 25 miliar yen atau sekitar Rp 3 triliun, untuk tahun fiskal berjalan yang akan berakhir pada Maret 2018 mendatang. BEST PROFIT FUTURES MEDAN
Bisnis televisi Toshiba telah memproduksi sekitar 700.000 televisi selama tahun fiskal yang berakhir pada Maret 2017. Pada periode tersebut, Toshiba meraup pendapatan senilai 43,7 miliar yen atau Rp 5,2 triliun, dan kerugian senilai 6,137 miliar yen atau sekitar Rp 736 miliar.
Juru bicara Toshiba mengatakan kepada Asian Nikkei dan dirangkum KompasTekno, bahwa kesepakatan penjualan bisnis ini tidak termasuk 700 karyawan Toshiba. Ketentuan ini akan mulai berjalan pada awal Februari 2018 nanti. PT BESTPROFIT FUTURES
Sebelumnya, saham Toshiba naik 4,7 persen di perdagangan Tokyo, sedangkan saham Hisense justru melemah ke angka 2,4 persen di Shanghai saat pengumuman ini dibuat. PT BEST PROFIT FUTURES

Comments